Pages

Media komunikasi dan informasi jaman kuno

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan saling berkomunikasi dengan orang lain. Pemenuhan hidup manusia tidak lepas dari bantuan orang lain, bahkan dengan alasan tersebut manusia dituntut harus saling berkomunikasi.
Komunikasi adalah kegiatan saling berbagi pendapat, informasi dan pesan antara berbagai pihak pada suatu waktu dan tempat tertentu. Tujuan utama manusia berkomunikasi satu sama lain yaitu untuk memperoleh informasi tentang suatu hal. Komunikasi mencangkup beberapa hal seperti berikut ini :
1.     Komunikasi menulis dan bebicara, mencangkup ekspresi wajah, bahasa, dan sikap tubuh. Komunikasi dengan berbicara  (komunikasi oral) adalah bentuk komunikasi yang paling tua dalam sejarah kehidupan  manusia.
2.     Komunikasi gambar, Mencangkup lukisan, foto, video, dan film.
3.     Komunikasi elektronik, mencangkup telephone, e-mail, televisi dan siaran satelit.
Menurut rentang waktunya peralatan komunikasi dibedakan menjadi komunikasi tradisional dan komusikasi modern. Berikut ini perkembangan komunikasi dari  zaman kuno sampai dengan zaman modern.
A.    Media komunikasi tradisional
Alat komunikasi zaman kuno masih sangat sederhana apabila dibandingkan dengan saat ini. Alat komunikasi tersebut terbuat dari bahan-bahan yang ada di alam, diantaranya sebagai berikut:

1.     Kentongan

Kentongan merupakan alat komunikasi tradisional yang sangat populer di masyarakat indonesia, kentongan terkenal sejak zaman kerajaan demak, mataram,surakarta, dan yogyakarta.
Kentongan juga terkenal di daerah lain seperti jawa timur dan jawa barat. Kegunaan kentongan untuk memberitahukan kepada masyarakat sekitar bahwa telah atau akan terjadi sesuatu. Tanda atau kode, yang digunakan berbeda-beda antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Kegunaan kentongan pada masa kerajaan digunkan untuk menyampaikan perintah raja kepada rakyatnya. Para pamong memukul kentongan maka rakyat berkumpul pada suatu tempat untuk mendengarkan perintah raja. Kentongan besar  yang terbuat dari kulit binatang disebut bedug. Bedug biasanya diletakkan di masjid untuk memberitahukan bahwa waktu shalat telah tiba.
2.     Asap

Nenek moyang kita menggunakan asap sebagai media komunikasi, karena asap dikenal dapat mengirimkan suatu pesan rahasia kepada orang lain. Asap dikenal sebagai media komunikasi suku indian di amerika. Berkomunikasi dengan menggunakan media asap tidak memiliki kode standar, misalnya satu kepulan asap dapat berarti masalah atau meminta bantuan.
3.     Prasasti

Komunikasi surat menyurat secara sederhana sudah ada sejak zaman kerajaan kutai, tarumanegara, pajajaran, majapahit, mataram, dan sriwijaya. Kegiatan surat menyurat ini masih terbatas hanya antar kerajaan saja. Media yang digunakan untuk menulis surat antara lain , kulit kayu, kulit bambu, daun lontar, tulang binatang, labu hutan, dan lempengan batu atau lebih dikenal dengan sebutan prasasti. Prasasti adalah piagam yang tertulis pada batu, tembaga, dan sebagainya.

Salam,

1 komentar:

Tri Yan mengatakan...

dibaca ya....?

Poskan Komentar